Firman Hidup
Berlangganan gratis

Maukah Kamu Berdiri Tegap? (PDF) Versi PDF



Maukah Kamu Berdiri Tegap?

Dimulai dari 2 Samuel 23:8 Firman Tuhan memberi kita nama-nama pahlawan Daud yang gagah perkasa. Dua di antaranya bernama Eleazar dan Sama, dan tentang mereka, kita membaca dalam Alkitab:

II Samuel 23:9-12
“Dan sesudah dia [Isybaal, lihat ayat 8], Eleazar anak Dodo, anak seorang Ahohi; ia termasuk ketiga pahlawan itu. Ia ada bersama-sama Daud, ketika mereka mengolok-olok orang Filistin, yang telah berkumpul di sana untuk berperang, padahal orang-orang Israel telah mengundurkan diri. Tetapi ia bangkit dan membunuh demikian banyak orang Filistin sampai tangannya lesu dan tinggal melekat pada pedangnya. TUHAN memberikan pada hari itu kemenangan yang besar. Rakyat datang kembali mengikuti dia, hanya untuk merampas. Sesudah dia, Sama, anak Age, orang Harari. Ketika orang Filistin berkumpul di Lehi--di sana ada sebidang tanah ladang penuh kacang merah--dan tentara telah melarikan diri dari hadapan orang Filistin, maka berdirilah ia di tengah-tengah ladang itu, ia dapat mempertahankannya dan memukul kalah orang Filistin. Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar.

“Ia bangkit” demikian dikatakan tentang Eleazar dan “berdirilah ia” demikian dituliskan tentang Sama. Sementara umat Allah lainnya lari karena takut melihat musuh, kedua orang ini, masing-masing dalam peristiwa yang berbeda, justru bangkit dan Firman Allah berkata: “Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar”. Begitu salah seorang umat-Nya mengambil keputusan untuk bangkit melawan musuh, Tuhan pun memberikan kemenangan yang besar! Tidak perlu dipertanyakan apakah Dia akan memberi kemenangan atau tidak. Dia pasti memberikannya! Namun, Dia membutuhkan satu orang, setidaknya satu orang saja dari antara umat-Nya yang mau bangkit untuk melawan musuh. Begitu ini terjadi dan seseorang bangkit, Tuhan pun memberikan kemenangan!

Allah mencari orang-orang yang berani melawan musuh. Dia mencari para pejuang yang berani berdiri bagi Dia serta memercayai-Nya, bagaimanapun situasinya. Musuh kita bukan bangsa Filistin, melainkan Iblis dan inilah yang Firman Allah katakan kepada kita, umat-Nya:

Yakobus 4:7
“Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!”

I Petrus 5:8-9
“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.”

Dan ayat lain dalam Efesus 6:10-18
“Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat BERTAHAN MELAWAN TIPU MUSLIHAT IBLIS; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan PERLAWANAN PADA HARI YANG JAHAT ITU dan TETAP BERDIRI, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. JADI BERDIRILAH TEGAP, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,”

Kita pun mempunyai musuh, yaitu si Iblis, dan kita pun dapat membuatnya lari jika kita tunduk kepada Allah dan melawannya. Sebagaimana dikatakan dalam 1 Yohanes 4:4:

1 Yohanes 4:4
“Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.”

Kemenangan bangsa Israel bukan terjadi karena kekuatan Eleazar atau Sama. Mereka manusia biasa sama seperti manusia lainnya. Namun, yang membuat perbedaan adalah mereka bangkit, memercayai Allah mereka ketika semua orang lainnya melarikan diri. Karena mereka melakukannya, Allah pun memberikan kemenangan yang besar. Membuat Iblis lari bukan dikarenakan kekuatan atau kemampuan kita. Bukan KITA yang lebih besar dari si Iblis, melainkan Allah yang ada di dalam kita! Dialah yang memberikan kepada kita kemenangan! Namun, kita harus tunduk kepada Dia dan melawan musuh kita! Dan inilah janji Allah bagi mereka yang melakukannya:

Roma 16:19-20
“Kabar tentang ketaatanmu telah terdengar oleh semua orang. Sebab itu aku bersukacita tentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat. Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!”

Anastasios Kioulachoglou